Setelah Lulus SMK, Apa Rencana yang Dapat Kamu Pilih?
Bingung setelah lulus dari Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) mau melanjutkan studi atau bekerja? Ketika masih SMK, hal ini
mungkin belum terpikirkan dengan jelas, karena masih terfokus untuk belajar
materi-materi pelajaran di sekolah, mengejar keahlian dan keterampilan yang
harus dimiliki dan juga tuntutan harus mencapai nilai tertentu agar dapat lulus
dari SMK. Sekarang setelah lulus, pertanyaan-pertanyaan itu semakin bergema
dalam pikiran.
Lulusan SMK diharapkan memliliki kompetensi
“aku bisa apa?” bukan “aku sudah belajar apa?”. Sehingga nantinya setelah lulus
tidak sekedar mengandalkan ijazah saja tetapi sudah mempunyai bekal ilmu
keahlian. Menyelesaikan
pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan satu langkah menuju
masa depan yang baik untuk ke depannya. Dengan
keterampilan dan pengetahuan yang diberikan semasa sekolah, lulusan SMK
memiliki peluang lebih luas. Baik itu bekerja ataupun melanjutkan pendidikan ke
jenjang perguruan tinggi.
Lulusan yang kompeten memiliki banyak
pilihan selain bekerja untuk perusahaan. Berikut ada beberapa hal yang bisa dilakukan
setelah lulus SMK yang mungkin terpikirkan dan dapat dipilih bagi lulusan SMK;
1. Melanjutkan
ke Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi/Kuliah.
Bukan hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)
saja yang bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi/kuliah, walaupun
lulusan SMK dipersiapkan untuk bisa terjun langsung di dunia kerja, bukan
berarti mereka tidak bisa kuliah. Melanjutkan kuliah ini dapat menjadi pilihan
yang cocok apabila kamu ingin memperdalam ilmu pengetahuan.
Sebelum memutuskan kuliah ada baiknya kamu luangkan
waktu sejanak untuk merefleksikan perjalananmu di bangku SMK. Apakah kamu cocok
dengan jurasan yang kamu pilih saat ini? Apakah kamu menikmati setiap pelajaran
yang diberikan dan dapat mengembagkan kemampuanmu pada bidang tersebut? Jika
ternyata kamu merasa bahwa jurusan si SMK merupakan jurusan yang ingin kamu
perdalam, maka langsung saja cari tempat kuliah terbaik sesuai dengan minat
kamu tersebut. Tetapi jika sebaliknya, kamu merasa kurang cocok dengan jurusan di
SMK maka evaluasi kembali minat dan bakatmu agar tidak terjadi ‘salah memilih
jurasan’.
2. Bekerja
di Perusahaan.
Bekerja merupakan impian sebagian besar
siswa SMK setelah berhadapan dengan alat-alat praktik dan banyaknya tugas
selama tiga hingga empat tahun. Persaingan untuk mendapatkan kerja, memang
sangat ketat. Namun, bukan berarti tidak mungkin mendapatkan kesempatan untuk
dapat bekerja di perusahaan. Terlebih tidak sedikit perusahaan membuka lowongan
kerja untuk lulusan SMK.
Dalam mencari perusahaan yang tepat,
rajin-rajinlah mencari informasi di berbagai sumber dan mulai memperbaiki
portofolio. Kamu juga dapat mengumpulkan hasil tugas-tugas ke dalam satu folder
agar dilirik oleh HRD. Selain itu, kamu juga bisa mencari informasi di Bursa
Kerja Khusus (BKK) yang ada di sekolah. Biasanya, setiap SMK bekerja sama
dengan berbagai perusahaan, termasuk rekrutmen lulusan.
3. Membuka
Bisnis/Berwirausaha
Kompetensi dan keterampilan yang didapat saat
SMK tidak hanya sekedar teori tapi juga realita lapangan. Hal ini memungkinkan
kamu untuk bisa terjun ke dunia bisnis. Tentunya hal ini tidak menjadi masalah
ketika kamu belum mendapatkan kerja di perusahaan.
Lulusan SMK sudah dilatih untuk dapat
menghasilkan bermacam-macam produk maupun jasa, sesuai dengan bidang jurusan
saat sekolah. Modal ini dapat kamu gunakan untuk memulai bisnis. Dalam hal ini,
mulailah dari hal kecil dan kumpulkan modal untuk membesarkan bisnis yang kamu
jalankan. Membuka bisnis atau berwirausaha banyak sekali keuntungannya, tidak
hanya secara finansial, melainkan ada beberapa keuntungan lain seperti melatih
jiwa kepemimpinan, membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. memiliki relasi
yang semakin luas dan masih banyak lagi.
4. Freelance
Jika kamu belum mendapatkan kerja tetap,
atau belum punya modal materi untuk membuka bisnis mungkin pilihan menjadi freelance
adalah jawaban yang tepat. Kamu bisa cek beberapa situs freelance. Disini kamu dapat
menjual atau membuka jasa yang akan kamu jual. Para klien yang merasa butuh
jasa freelance akan mencarimu dari situs tersebut. Beberapa contoh situs
freelance seperti Projects.co.id, Sribulancer, Fiverr, UpWork, dll.
5. Kembangkan
Skill
Tidak kerja, belum minat berbisnis, dan
tidak mau kuliah, tetapi masih merasa butuh mengembangkan keterampilan di
bidang yang kamu tekuni? Tenang, pilihan ini mungkin cocok untuk kamu. Kamu
bisa mencari lembaga pelatihan kerja atau mentor untuk mendapatkan pendampingan
langsung mengasah keterampilanmu. Biasanya lembaga pelatihan ini juga
bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk menempatkan siswa didiknya.
Dapat pendalaman keterampilan, dapat juga jalan menuju karirmu.
Kelima hal di atas dapat kamu pilih salah
satu atau sekaligus. Namun demikian, yang paling penting adalah bagaimana agar
sebagai pribadi, kita tetap memiliki karya dan produktif. Jika lapangan kerja
tidak tersedia, tidak ada biaya untuk kuliah, jangan pernah berkecil hati,
mungkin dapat dipikirkan untuk berwirausaha.
Banyak juga orang-orang sukses di negeri
ini bahkan di dunia ini yang tidak melanjutkan studi ke jenjang pendidikan
tinggi tetapi menjadi orang yang sukses. Hal ini terjadi karena ia mengasah
potensinya, keterampilannya, jeli melihat kesempatan dan peluang yang ada.
Selain itu yang tidak kalah penting adalah kita harus membentuk diri kita
menjadi pribadi yang tangguh, tidak mudah menyerah sehingga apapun tantangan
yang ada, kita tetap melangkah.

Komentar
Posting Komentar